Archive for the ‘Others’ Category

PestA demoKRASI

Yang namanya pesta tuh yak..selalu identik dengan hura-hura dan hingar bingar.. Makanan berlimpah, hiburan nonstop. Tapi nih…pesta yang satu ini agak sedikit beda nuansanya. Saya sik cumak mau sekedar nulis ngawur ajah dan gawur ini karena saya termasuk orang yang sok #kemeruh ( = sok tahu, Kemeruh adalah ilmu yang saya dalami dari temen ngetwit saya, Oom Mbel !! ).

Lhaah iya..namanya pesta demoKRASI. Mbok ya cari padan kata yang sedikit pas knapah? Karna ( menurut ilmu kemeruh-ku ) pesta ini hanya dinikmati oleh segelintir orang saja yang punyak kepentingan, tentu saja. Ini bicara tentang rakyat lhoh yaa.. Yang punyak kepentingan siapa ? Ya yang mencalonken diri dan tentu saja para sohib dan simpatisannya… Nah orang ( baca rakyat ) yang ndak ada link dengan yang punyak kepentingan ya bisanya cumak nonton di pinggiran ajaah… Cilakanya mereka yang punya kepentingan selalu mengatasnamaken rakyat.. Pemilihan kepala mulai dari tingkat desa sampai pada yang paling tinggi selalu menggunakan kata untuk rakyat.. Saya kadang bingung, saya rakyatnya siapahh ? Semua pidato berapi-api, membakar semangat ( hhmm..) umbar janji, visi, misi. Pada intinya sihh minta dukungan..dah gitu ajahh… Dan orang – orang disekelilingnya begitu fanatiknya mendukung… Fenomena ini sering jadi obrolan kaum terpinggir di warung angkringan. Lho lha iya lah…mereka yang fanatik tuh jan-jane ndukung apa ato siapahh dan dapet apahh…dah gitu kalo yang didukung jadi mereka juga dapet apahh ??? ( hehehehe …maap ya simpatisan…ini tentang obrolan rakyat kecil di angkringan, yang semuanya ndak sekolah tinggi, termasuk saya !! ).

Money politic jugak…ciieee… Semua bilang ndak ada money politic ( ada memang tapi sedikit !! ), saya pikir itu kok terlalu brani bilang bersih. Wong saya ajaahh mengalami beberapa kali pemilu ( desa, kota, provinsi )selalu dapet kok. Jujur nihh besarannya variatip. Ngeri tuh ya di desa..kalau pilihan lurah. Misal kita pro sama salah satu calon tuh yaa, ibarat kita ndak masak sebulanpun kita tetep bisa makan !!! Kok bisa ? iyalah…wong selama proses kempein tuh rumah si calon selalu masak besar, dihidang secara prasmanan, disuguhkan kepada simpatisannya..!! Belum lagi para pembisik-pembisiknya..wuiihh duwit tuh kayak aer…ngalir terus coy… Lha dapet dari mana ? Ya dari si calon dan pebotoh tentunya.. Cuma kadang si calon yang bodoh atau pinternya sang pembisik yaa….jadi duwit yang seharusnya “tersalur” ke simpatisan itu dipotong !! hahahahahaa… ndak heran saat selesai pemilu sang pembisik hartanya naik…hahahahahaa… ย Ini tuh berlaku juga sampai ke tingkat yang lebih “atas”. Cuma kalok yang acara makan-makan sayahh ndak tahu apakah ada atau tidak..tapi yang namanya duwit tetep berkeliaran !! Eh tapi tempo hari sayah juga di undang ding…di hotel..yak di hotel. Pertemuan asosiasi ditunggangi calon.. Dan ditengah acara si calon mohon dukungan dengan tak lupa berpesan jangan lupa coblos sayaa trus kalo pulang pertemuan mohon absen…apa yang terjadi Rp. 200.000 ,- per orang coyy…uhhuuyyy. Mayan buat beli pertamax dan rokok gudang garem ๐Ÿ™‚ ย  ย . Jengkelnya saya tuh yaa saat kempein trus nyinggung duwit, orang-orang si calon bilang, bahwa sumpah kita didengar malaikat !! ย Setdahhh…dah salah jalan masih mbawa nama malaikat, agama… dduuhhh.. Tapi secara aku siik bodo amat. Terima duwit ya sudah. Ini rejeki… trus gw nyontreg ? Gini nihh saya klarifikasi… Saya memang dateng di tps saat pemilu trus saat masuk ruang saya “bingung”, ini dicontreng kok disediain paku yakk ? saya sih orang simple nan bodoh , say kombain lah antara nyoblos dan contreng….saya coblosin pakunya trus saya contreng… wwwaaaa rusak !!! maap.

Eeehh..ternyata yang begituan ( mirip ) juga banyak. Dan dengan alasan yang berbeda tentunyaa.. Ada yg bilang..nyoblos itu berarti memperkaya si calon (?), nyoblos calon kalo menang juga ndak dapet apa2 (?) dan bermacem-macem alesan…. Dan sering diucapken oleh para orang-orang pinter bahwa rakyat sekarang pinter-pinter memang betul. Meski kadang saya jg bertanya pinter dimana wong selalu buat akal-akalan ( mengatasnamakan rakyat !! ). Tapi ya gitulah…itu seninya kala sedang pesta demokrasi. Saya pribadi dibilang menikmati sebetulnya ya ndak juga !! Terganggu simpatisan yang mainin gas motor sama ugal2annya ya iyaa…!! Tapi kalo bagian terima duwit sik aku oke banget…hehehehe mang knapa ??!!

Advertisements

MUSDA HPI ooohhh

Hari ini..16 April 2013 telah terbentuk DPD HPI Jawa Tengah masa kepengurusan 2013-2018, melalui MUSDA yang diselenggarakan di RM. Kampung Rawa Ambarawa. Bagus tempatnya, sejuk udaranya, sangat natural. Bolehlah kalau suatu saat nanti ada meeting atawa sebangsanya gunakan tempat ini sebagai arena meeting.. ๐Ÿ™‚

Sejuknya udara dan gerimis mendinginkan suasana yang sebenarnya sangat amat panas. Yaa..kepengurusan yang lama begitu sulit untuk di reformasi (?), kini dengan semangat dan kemauan bersama untuk meningkatkan profesionalisme akhirnya dapat terwujudlah suatu MUSDA yang intinya adalah untuk sesegera mungkin mengadakan penyegaran kepengurusan. Oh yaa..HPI tuh ya asosiasi yang menaungi Pramuwisata.

Acara MUSDA dikemas sesederhana mungkin, undangan-pun terbatas bagi anggota tetap Pramuwisata ( guide ) dan calon anggota tetap. Teman-teman dari DPC se-Jateng dengan segala kemampuan berusaha mengirimkan wakilnya untuk menghadiri Musda. Secara pribadi saya angkat topi buat teman2 dari DPC. Karena dengan biaya sendiri mereka mau bersusah payah menghadiri Musda. SALUT !!! Lhah gimana gak salut dari 35 Kabupaten/Kota yang ada di Jateng baru ada sekitar 17 DPC itupun sebagian mati suri…ndak tahu dimana letak kekurangan kepengurusan yang lama kok bisa begini…trus guide yang berlisensi ( terdaftar ) pun cumak 200 orang.. selebihnya adalah guide2 yang belum berlisensi. Saya ndak mau mengatakan mereka liar, karena memang mereka juga ndak tahu gimana menjadi seorg guide berlisensi dan harus mendaftar dimana. Lha mau ngedaftar piye lha wong DPD dan DPC ( saat itu ) mati suri.. *itu menurutku*. Baru sekitar 1-2 tahun yang lalu marak diadakan ujian untuk mendapatkan lisensi dan macam2 uji kompetensi..itu semua untuk peningkatan profesionalisme para pramuwisata. Juga untuk menghimpun dan mendata seberapa banyak pramuwisata di Jateng. Dan itupun dari dinas terkait yang mengadakan ( DISBUDPAR ), lhah DPD dijawil juga siih (tapi njawil kecil).

Kembali ke MUSDA… Saya jujur..meski tidak mengincar jabatan apapun dan tidak juga sebagai provokator sebenarnya sangat tidak menyukai mekanisme pemilihan ketua HPI dengan syarat2 seperti yang di atur di AD ART. Saya salah memang…tapi saya ganti bertanya AD ART itu produk kapan ? mosok salah satu syarat menjadi ketua adalah pernah menduduki jabatan di DPD ? Lhah brarti yang akan jadi orang-orang itu lagi dong ? Saya utarakan uneg-uneg saya ke sebagian peserta ( ingat saya bukan provokator !! ) di saat jeda/ skors. Dan dari sebagian pengurus lama sendiri yang nuwun sewu sudah sepuh2 rata2 juga pada mengeluh jenuh di organisasi (!). Nah..brarti ?! Tapi perjuangan saya ternyata mentok saat pimpinan sidang mengatakan kalau mengubah salah satu pasal di ADART mekanismenya panjang…harus prosedural…dan pokoknya sulit buanget !! Akhirnya situasi dicairkan oleh salah satu pimpinan rapat yang menghubungiku bahwasannya nanti ketua terpilih disarankan memilih juga formaturnya dari generasi baru ( semacam kaderisasi-lah ). Rada lega….dah gitu acara pemilihan berlangsung dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat. Seperti yang sudah saya prediksikan, yang jadi ketua terpilih adalah dari generasi lama !!! Duh….mau ndak mau aku harus meng-amini. Karena secara aklamasi dan mayoritas semua menyetujui. Hanya aku yang secara jantan dan nekat mengangkat tangan mendukung calon lain. Padahal saat lobi-lobi teman-teman mengiyakan ajakanku untuk mendukung calon yang agak muda ๐Ÿ™‚ !!! Asem tenannn…itu belum berakhir sodara-sodara…pada saat penyusunan formatur Beliau Ketua Terpilih menunjukku untuk jadi sekretarisnya…hahahahahahahaaa mimpi apa aku ini… ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ .

Yaahh sudahlah kini semua sudah terbentuk, dan aku sudah dilantik ( hahahaha ). Profesionalisme mari kita kedepankan…kerjaaaa….keeerjjaaa buat kemajuan HPI. BRAVO HPI JATENG semoga menjadi lebih baik.

“Tali pita tali sepatu, sesama pelaku pariwisata mari bersatu”

UCAPAN SELAMAT

Maha benar Allah dengan segala firmanNya maha tidak sempurnanya manusia dengan segala tafsirnya… Saya pernah membaca timeline ini di sebuah jejaring sosial, dan saya sangat amat tertarik sekali. Begitu cerdasnya ( menurut saya ) orang ini. Begitu terbukanya orang ini. Kalau saya boleh berandai-andai, Indonesia punya banyak orang yang berpikiran seperti “orang itu”ย maka saya yakin tak akan ada lagi perselisihan dan perbedaan pendapat karena agama.

Memang, perbedaan dan perselisihan sih tidak begitu fatal. Tapi kalau sumbunya yang menyulut adalah orang atau instansi yang punya pengaruh besar itu baru bermasalah. Berkaitan dengan itu saya akan sedikit curhat tentang yang baru saja terjadi yaitu peng-haraman ucapan selamat natal dari umat muslim ke umat nasrani.

Jujur..saya tidak pernah membaca apa sebetulnya isi fatwa yang menjelaskan haram mengucapkan selamat !! Dan siapa sebenarnya yang menghembuskan isu fatwa itu. Saya katakan isu karena di jejaring sosial ada perdebatan. Yang Pro fatwa bilang : tidak ada kalimat yang mengatakan haram mengucapkan. Lhah trus siapa yang menghembuskan ? Dan dia sumbernya dari mana main comot fatwa yang untuk sebagian umat sangat mensakralkan fatwa…dan dampaknya sangat luar biasa !! Di keluarga saya yang nota bena sangat Bhineka Tunggal Ika pun ikut terkena virus tidak mengucapkan selamat kepada yang merayakan…padahal satu keluarga… !!!! Hebat bukan ? Sementara yang merasa ( sebetulnya bukan ) anti fatwa, dengan tegas menolak fatwa itu. Mereka vulgar mengirimkan ucapan selamat natal. Ada kejadian lucu menurut pandangan saya, lagi-lagi di jejaring sosial. Seseorang yang jelas-jelas muslim taat ( dari namanya Islam banget ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ย ) ย dan kelihatannya beliau “budayawan antik” malah mengirimkan ucapan selamat ke semua kyai yang beliau kenal dan punya akun di jejaring itu… heheheheheheee ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ .

Ada sisipan joke menarik dari budayawan antik itu, mohon maaf kalau tidak berkenan, saya hanya sekedar mengutip. Ini tentang fatwa haram. ” lha kalau sesuatu yang me-mabuk-kan itu haram, brarti suatu saat nanti naik bus akan haram katanya. Knapa , karena banyak orang yang mabuk saat naik bus”. Saya melihat dari kacamata saya bahwa joke itu ada korelasinya dengan fatwa dan instansi yang mengeluarkan fatwa. Yaitu jangan gampang mengeluarkan fatwa. ITU MENURUT SAYA LHOOO. Karena apa ? Saya sangat menghormati apabila fatwa itu berdasar pada ucapan Sang Nabi panutan atau Sang Maha Besar. Tapi yang saya masih bingungkan adalah ada banyak tafsir, padahal bersumber pada satu ucapan / satu ayat. WWhhaattt ??!! Itulah manusia. Saya yakin Tuhan tidak (maaf) gegabah saat menciptakan perbedaan.

Ah ini hanya sebuah unek-unek saja, jangan dimasukkan hati. Hidup sudah begitu kompleks..jangan menginvasi kekomplekan yang lain. Dan mari kita sikapi perbedaan itu dengan senyum. Ingat di dunia ini tidak ada yang benar-benar sama. Bahkan seorang kembar identik pun pasti ada perbedaanya. Apa yang kita cari di dunia ini ? Kedamaian kan ?

Bagi yang merayakan Natal saya ucapkan ” SELAMAT NATAL 2012 damai-mu , damai-ku, damai kita damai untuk mereka !!!”

natal hijau1

MORNING TEA

 

Adalah sebuah kegiatan berkumpulnya para Penggiat Wisata di Semarang. Diadakan sekali dalam sebulan…tema yang diangkat adalah yang sedang inn saat itu.

Di acara Morning tea siapapun bisa hadir, diutamakan yang punya keinginan untuk ikut andil memajukan dunia pariwisata Kota Semarang khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya. Dan selama ini (sih) yang sering hadir dari kalangan perhotelan, biro perjalanan, pemilik gerai oleh-oleh dan instansi yang terkait.

Lokasi pertemuan digilir tiap bulan…hebatnya meskipun semua serba gratis, selalu saja ada yang menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah. Baik itu di hotel, rumah makan dan obyek wisata.

Selalu ramai pengunjung, selain gratis, kita akan mendapat info up date yang berkaitan tentang dunia ke pariwisataan. Dan ajang ini diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung sekaligus pencari solusi dari berbagai permasalahan tentunya yang berkaitan dengan kepariwisataan.

OK deh Bravo buat Komunitas Penggiat Wisata…salut untuk event Morning Tea-nya , semoga benar-benar menjadi kegiatan yang positif bagi kepariwisataan..